Laporan Kronologi dan Permonon terkait Insiden 01 Mei 2012 di tanah Papua
By. Mathius Morip ( KOMNAS HAM)
Perayaan hari raya Integrasi Bangsa Papua ke dalam Indonesia sudah selesai dan Integrasi Bangsa Papua ke dalam Indonesia belum selesai pada 01 Mei 1963, dirayakan pada tanggal 01 Mei 2012 di seantero tanah Papua, seperti yang dilaksanakan di Lapangan Theis di Sentani di bawah bendera Bintang Kejora oleh Organisasi Masyarakat Papua (OMP) dan Kalkote Kampung Harapan di Sentani di bawah bendera Merah Putih oleh Barisan Merah Putih dan di Depan Gedung Kesenian Jayapura dibawah Bendera KNPB oleh KNPB dan Federasi Negara Papua Barat (FNPB); dan sejumlah daerah, meninggalkan sejumlah insiden, antara lain:
Insiden dan Kronologi Peristiwa sebagai berikut:
1.01 Mei 2012 pukul 10.00 WPB, di Kota Raja
1 warga dan 1 anggota TNI dikeroyok massa di depan Mako Brimob, 1 motor dirusak oleh Massa KNPB, belum diverifikasi ataupun investigasi baik.
2. 01 Mei 2012 pukul 10.00 WPB di Manokwari
Perayaan dan Pengibaran Bendera Bintang Kejora dan belum ada yang ditahan dan korban, hal sama di Serui, Merauke, Yahukimo dll.
3.01 Mei 2012 pukul 14.30 WPB di Lapangan Theis Sentani
14 orang warga yang tergabung dalam Organisasi
Masyarakat Papua (OMP) ditangkap dan di tahan di Polres Jayapura. Kelompok ini dibawah pimpinan Darius Kogoya telah mempersiapkan semua ini dengan baik, ada negosiasi dengan Polisi untuk tawar-menawar tentang kibarkan bendera Bintang Kejora atau tidak; Mereka yang ditangkap antara lain: 1. Darius Kogoya (30), 2. Timas Kogoya (28), 3. Urbanus Kogoya (25), 4. Rubin Kogoya (28), 5. Wius Wenda (27), 6. Wib Wanimbo (30), 7. Timur Wenda, 8. Erius Pagawak, 9. Alpius Kogoya, 10. Amus Tabuni, 11. Erius Wenda, 12. Atapius Tabuni, 13. Eko Kogoya, 14. Seorang Pdt asal Genyem.
4. 01 Mei 2012 pukul 19.00 WPB di Padang Bulan Abepura
1 orang mahasiswa Terjoli Wea (23), laki-laki, semester 6 di STIE Port Numbay Jayapura, tinggal di Asrama Tolikara tertembak mati saat pulang dari Kota Jayapura usai demontrasi bersama massa aksi KNPB di depan Koramil Abepura Jayapura, lalu korban di bawah dan pukul 10.00 WPB diotopsi di rumah sakit Dian Harapan Waena, lalu pukul 12.00 WPB korban di bawah pulang dan disemayamkan di asrama Tolikara, di Jalan Yoka Waena. Menurut rencana akan di makamkan pada pukul 15.00 WPB di Pekuburan Waena, lalu sebagai tanda protes massa dan keluarga korban membakar ban mobil dan palang jalan raya Sentani – Abepura, hinggal pukul 19.00 WPB (malam)
5. 01 Mei 2012, pukul 22.00 WPB di Lapas Abepura
Selpius Bobii tahanan kasus KRP III di paksa dan dipindahkan dari lapas Abepura
ke Polda Papua, dikabarkan adanya penyiksaan pada saat penangkapan oleh aparat
Polisi.
Terkait Insiden tersebut, kami bermohon pihak berwenang di Indonesia untuk:
1. Mengusut tuntas Penembakan terhadap 1 orang mahasiswa Terjoli Wea (23), laki-laki, semester 6 di STIE Port Numbay Jayapura, pada 01 Mei 2012 di depan Koramil Abepura. Diharapkan Negara Kesatuan Republik Indonesia harus bisa mengungkap motif dan pelaku sekaligus menjamin rasa aman warga negara di tanah Papua pasca Insiden 01 Mei 2012.
2. Kepolisian RI di Polda Papua dan Petugas di Lapas Abepura untuk segera dan tanpa syarat mengembalikan Selpius Bobii ke Lapas Abepura.
3. Aparat Penegak hukum atau keamanan untuk menahan diri dari sikap arogansi terhadap para tahanan karena diyakini bahwa tindakan mereka semata-mata penghormatan terhadap hak asasi manusia dan kebebasan demokrasi;
4. Negara seharusnya menjamin dalam segala situasi bahwa semua Pembela hak asasi manusia di tanah Papua dan Indonesia untuk tetap melakukan kegiatan yang sah sebagi pembela hak asasi manusia, tanpa rasa takut dan bebas dari segala pembatasan termasuk prosedur hokum yang sah.
Demikian Laporan dan Permohonan kami, atas perhatianya kami sampaikan terima kasih !
Jayapura, 02 Mei 2012
Matius Murib
Pembela HAM Papua
Kontak person:
Jln. Pipa Air, UNCEN Atas Abepura, Jayapura, Papua
Mobile: 08124892975, email: matiusmurib@yahoo.com
__._,_.___
Tidak ada komentar:
Posting Komentar