Dear,
I
report this news urgent from my friends in Wamena, West Papua that this
afternoon about 5.30 PM, 8 of KNPB's activists arrested by Indonesian
Densus 88 at KNPB's office at Wamena without any reason. I guest it was a
scenario to blame us as terrorist because last week there were created
an bomb accident at Wamena as you know that West Papua people are not
involve or still don't not know how creat a bomb. Last week on 23, 5
friends of KNPB in Timika also arrested and released after questioning
and intimidating by Police in Timika.
I hope you to make call on urgent release to my friends in Wamena to Local Chef of Police Arivin at +628125421793.
Thank you for your concern
Share
Polisi Grebek dan Tangkap Anggota KNPB di Wamena
Kebrutalan Polisi Indonesia (dok.knpb/ilst)
Wamena, KNPBnews-
Polisi Indonesia kembali melakukan penggrebekan sekretariat KNPB
Wilayah Baliem,
Wamena dan melakukan penangkapan terhadap 8 anggota KNPB sore ini
(29/9) pukul 05.30, di kompleks Potikelek, Wamena, West Papua.
Ketua
KNPB wilayah Baliem, Simion Dabi saat dihubungi KNPBnews sore ini
membenarkan bahwa anggotanya, yakni Sekjen KNPB Wilayah Baliem, Janus
Wamu (26), Eddo Doga (26), Irika Kosay (19), Jusuf Hiluka (52), Yan
Mabel (33), Amus Elopere (22), Wioge Kosay (18) dan Melias Kosay (35)
telah ditangkap dengan tidak manusiawi di Sekretariat KNPB Baliem,
Wamena.
“Kira-kira
pukul 5.30 sore ini Polisi dari satuan Densus 88 dan Polisi dengan
senjata lengkap menggunakan 2 truk dalmas, 4 mobil extrada, 2 mobil
polisi dan sekitar 14 motor 5 kendaraan masuk dan menggrebek kami punya
honai, sekjen dan 7 orang ditahan, dan katanya besok mereka akan
kembali bakar rumah honai disini. Kami belum tahu motif penangkapan ini,
tapi kemungkinan ini berkaitan dengan skenario menggiring aktivis KNPB
ke teroris dengan mengkaitkan kasus peledakan Bom beberapa waktu lalu di
jalan Irian Wamena”, terang Dabi dengan nada kesal.
Menurut
Dabi penangkapan dilakukan sewenang-wenang tanpa prosedur hukum serta
saat ini ketujuh orang yang ditangkap berada dalam kondisi tidak aman.
Kedelapan anggota KNPB saat ini sedang dintrogasi, dipaksa dan
diintimidasi di Polres Wamena.
Ketua Umum KNPB, Victor Yeimo
telah mendesak kepada Kapolres Jayawijaya agar kedelapan orang
anggotanya dilepas, “Saya baru telepon langsung tapi tidak diangkat,
saya hanya SMS kepada Kapolres agar
segera membebaskan anak buah saya yang ditangkap, karena itu perbuatan
yang tidak beradab dan beradat”, tegas Victor.
Sebelumnya
(23/9) lalu, enam anggota KNPB di Timika ditangkap di jalan oleh Polisi
Indonesia dan diintimidasi selama sehari di Polres Mimika. Tanpa salah,
aktivis KNPB terus dikejar, ditangkap, diintimidasi dan dibunuh oleh
NKRI. (wd)
—–
Bagi anda yang peduli terhadap
kemanusiaan dan perjuangan bangsa Papua Barat segera desak pembebasan 8
aktivis KNPB kepada Kapolres Jayawijaya Arifin di no hp
+628125421793.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar