Rabu, 04 Juli 2012

HUT TPN/OPM 1 JULI 2012


OPM Kelompok Lambert Pekikir terus Diburu
Rabu, 04 Juli 2012 13:18 WIB   
 
JAYAPURA--MICOM: Organisasi Papua Merdeka (OPM) kelompok Lambert Pekikir melakukan penembakan terhadap mobil milik TNI yang melewati daerah Sawiyo Tami, Wembi. Ini terjadi ketika peringatan hari ulang tahun OPM pada Minggu (1/7).

OPM kelompok yang bermarkas di daerah Perbatasan RI-Papua Nugini tepatnya di kabupaten Keerom ini dilaporkan telah menembak mati seorang kepala desa Sawiyo Tami, Johanis Yanafrom, yang saat kontak tembak dengan pihak TNI, kebetulan sedang mengendarai sepeda motornya melintas yang jauh dari lokasi tersebut.

Johanis tewas di tempat dengan dua peluru menembus bagian dada dan perutnya.

Usai penembakan, kelompok OPM itu berhasil melarikan diri masuk daerah perbatasan RI-PNG. Panglima Kodam XVII Cenderawasih Mayjen Erwin Syafitri mengatakan pihaknya terus melakukan pengejaran terhadap kelompok separatis tersebut.

"Kami masih terus melakukan pengejaran. Mereka kelompok Lambert Pekikir yang bertanggung jawab atas penembakan dan menewaskan warga sipil," katanya, Rabu (4/7), di Jayapura.

Menurut Pangdam Erwin Syafitri, guna mengoptimalkan hasil dalam pengejaran, pihaknya melakukannya dengan jalan darat dan udara. Upaya tersebut, lanjutnya, dilakukan mengingat kondisi geografis perbatasan RI-PNG cukup sulit.

Pangdam juga menerangkan, dari hasil pengejaran pihaknya berhasil menemukan sebuah senjata api rakitan dan selonsong peluru jenis double lop di dekat lokasi penghadangan dan kontak tembak TNI dan OPM.

"Senjata api rakitan yang ditemukan, jenisnya sama dengan yang digunakan anggotanya Lambert Pekikir. Ini terlihat dari video streaming yang kami peroleh tentang kegiatan Lambert.  Di mana dalam video terlihat anak buahnya menggunakan senjata api seperti yang ditemukan mengawal Lambert Pekikir sedang berpidato minta pengibaran bendera Bintang Kejora," terang Erwin.

Sementara pimpinan kelompok OPM yang di buru, Lambert Pekikir dalam pesan singkatnya membantah melakukan penembakan pada kepala desa Sawiyo Tami, Johanis Yanafrom. Lambert bahkan mengatakan jika Johanis adalah anggota mereka.

"Untuk penghadangan TNI dan kontak tembak itu kami lakukan. Tapi kami tak menembak Johanis karena dia adalah adik dan anak saya juga," kata Lambert, lewat ponselnya. (MC/OL-10)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar